Kotak-kotak Hangeul

Enam tahun lebih berkubang dalam dunia K-pop alias menjadi K-poper, baru saya sadari jika dalam kurun waktu tersebut, beberapa diantaranya, menjadi saksi pergulatan tangan serta mata saya dengan hangeul. Yap, hangeul. Aksara Korea yang diciptakan oleh Raja Sejong yang Agung pada masa Dinasti Jeoseon ini, digunakan secara luas di Korea Selatan. Dalam sistem penulisan menggunakan hangeul, kita akan bertemu dengan konsonan tunggal, konsonan ganda, vokal tunggal, dan vokal ganda. Keseluruhan jumlah huruf dalam hangeul adalah 24.

Awalnya saya tidak begitu tertarik untuk mempelajari hangeul. Bentuknya yang kotak-kotak dan mirip dengan simbol, membuat saya sudah menyerah duluan. Tapi, niat mempelajari hangeul perlahan-lahan menguat ketika saya banyak mendengarkan lagu berbahasa Korea. Lah, kan saya ingin bisa ikut menyanyikan dan mengerti lagunya? Jadilah saya mulai mencari-cari info tentang hangeul di internet. Saya juga membeli buku tentang hangeul.

Setelah beberapa hari ngubek-ngubek hangeul, akhirnya saya mulai bisa membaca hangeul. Hanya membaca saja. Dan juga sedikit terbiasa menulis hangeul. Ternyata mempelajari hangeul, tidaklah sesulit dugaannya saya. Cuma memang dibutuhkan waktu lama untuk bisa mengerti arti dan makna kalimat. Belum lagi, ditambah dengan akhiran kata yang harus digunakan, tenses-nya, dan banyak lagi.

Nah, saya mau bercerita sedikit tentang situs belajar bahasa Korea yang saya temukan. Situs tersebut memberikan lembar belajar hangeul beserta audio pendukungnya dengan gratis. Iya, gratis. Nama situs itu adalah talktomeinkorean.com (tidka disponsori oleh situs terkait, hehe). Situs ini dikelola oleh beberapa orang Korea (ada juga sih, pengajar yang berasal dari luar Korea) yang memang ingin mengenalkan bahasa Korea kepada khalayak ramai. Kalau ingin membeli buku-buku untuk mempelajari hangeul, bisa berkunjung ke situs mykoreanstore.com (satu grup dengan situs talktomeinkorean).

Di situs ini, disediakan beberapa kategori buku. Misalnya, kategori vocabulary and idioms, hangeul, dan grammar and workbook. Selain situs belajar dan toko buku online, Talktomeinkorean juga memiliki sebuah channel Youtube yang bernama sama. Video-video yang diunggah dipaparkan dalam bahasa Inggris. Jadi, ya, memang kita paling tidak harus mengerti bahasa Inggris dulu. Untuk situs yang lain, saya biasanya hanya kutak-katik internet saja.

Selain itu, menonton drama dan acara-acara televisi Korea, sedikit-sedikit membantu perkembangan belajar bahasa Korea bagi saya. Terus, bagaimana kemampuan berbahasa Korea saya? Masih pemula sekali. Maklum, saya agak cepat jenuh. Seringnya saya istirahat dulu kalau sudah begitu (lebih sering kebablasan istirahatnya, jangan ditiru kalau yang ini). Tertarik untuk belajar bahasa Korea?

Komentar

Postingan Populer